Penjelasan Live Streaming dan Streaming Protocol
Live Streaming adalah multimedia yg disiarkan
secara langsung dengan melibatkan kamera
sebagai medianya, encoder
untuk mendigitalisasi kontennya,
media publisher, dan jaringan sebagai jalur untuk pendistribusian
konten.
secara garis besar Dua protokol yang mendukung berjalannya video streaming yaitu:
- Transport Protocol yang menyediakan konektivitas secara end-to-end di jaringan untuk aplikasi streaming. Transport protocol terbagi menjadi User Datagram Protocol (UDP) dan Transmission Control Protocol (TCP).
- Session Control Protocol yang mendefinisikan pesan dan prosedur untuk mengatur pengiriman data dari multimedia selama session terbentuk. Yang termasuk Session control protocol adalah Real-Time Protocol (RTP), Real- Time Streaming Protocol (RTSP), dan Real-Time Control Protocol (RTCP).
Pada Layer Transport protokol utama yang digunakan untuk bertukar data adalah TCP dan UDP. TCP menggunakan komunikasi dua arah di mana biasanya terdapat acknowledgement sebagai balasan indikasi bahwa suatu informasi telah sampai atau diterima, sehingga TCP lebih memberikan jaminan bahwa pengantaran packet akan lebih reliable jika dibandingkan dengan UDP yang tidak memiliki fitur acknowledgement tersebut dan lebih bersifat komunikasi satu arah.
Salah satu penggunaan TCP adalah autentikasi password dan user commands seperti pause dan fast-forward. Kelemahan dari sifat TCP adalah memiliki respon yang kurang dalam kondisi jaringan yang sering berubah dan membuat overhead keseluruhan yang lebih besar. Namun pada beberapa kasus tertentu seperti di mana jaringan menggunakan firewall yang memblok UDP, penggunaan TCP lebih menguntungkan. Sementara itu, UDP bersifat memiliki overhead keseluruhan lebih kecil sehingga packet-packet yang diantarkan bisa lebih cepat sampai. Karena data video dan audio mengkonsumsi badwidth lebih besar maka default dari media streaming biasanya menggunakan UDP, terlebih jika streaming bersifat live.
Pada Layer Application protokol yang umum digunakan adalah RTSP, RTP ataupun RTCP. Beberapa server streaming juga ada yang menyediakan fitur protokol lain seperti HTTP dan MMS. Real-Time Streaming Protocol (RTSP) merupakan sebuah standar protokol dalam mendukung presentasi multimedia, terutama jika broadcasting bersifat global dan berskala besar. RTSP menggunakan TCP untuk message kontrol pada player dan UDP untuk pengiriman data video dan audio. RTP merupakan Real-Time Transport Protocol di mana biasanya bekerja berdampingan dengan protokol RTSP untuk mendukung fitur real-time pada multimedia. Sedangkan Real-Time Control Protocol (RTCP) lebih bersifat untuk monitoring dan kontrol terhadap RTP sessions. Selain protokol-protokol di atas ada juga protokol lain yang digunakan bergantung pada player yang digunakan pada sisi client. Misal penggunaan protokol RealNetworks Data Transport (RDT) sebagai format packet saat Helix Streaming Server berkomunikasi secara RTSP dengan Real Player. Microsoft Media Services (MMS) yang digunakan untuk melayani presentasi multimedia dengan menggunakan Windows Media Player .
Protokol pendistribusian ini disesuaikan dengan codec dari video dan audio yang diproduksi dan dikembangkan oleh perusahaan maupun komunitas pengembang yang secara garis besar penggunaan protocol tersebut diataranya adalah :
- RTSP ( Real Time Streaming Protocol ) , protocol ini sangat banyak digunakan oleh industri pengembang teknologi streaming media , hingga saat ini untuk player media pada Hanphone dan Smarphone telah terintegrasi dengan protocol RTSP ini . Player media pada handphone dan smartphone yang terintegrasi dengan protocol RTSP seperti pada vendor handphone dan Smarphone , baik berbasis Java J2ME , Symbian maupun Android yang telah bergabung dengan project Helix Player DNA yang merupakan produk yang dikembangkan oleh RealNetworks telah mampu memutar streaming media dengan Format RA, RV, RM, H264/AAC, H263/AMR, MPEG-4/AAC dan MPEG-4/AMR secara langsung. Protokol yang dikembangkan pertama kali oleh RealNetworks ini adalah protocol standard untuk pendistribusian streaming media. Port default yang digunakan adalah 544.
- MMS ( Microsoft Media Server ) , adalah protocol yang digunakan untuk mendistribusikan streaming windows media yang dikembangkan oleh Microsoft . Dukungan codec yang dapat didistribusikan melalui protocol ini adalah WMA dan WMV. Namun saat ini Microsft windows media server telah dapat pula mengggunakan protocol RTSP dengan meridirect protocol HTTP yang dimiliki oleh MMS . Port default nya adalah 1935.
- RTMP ( Real Time Message Protocol) , adalah protocol yang digunakan untuk mendistribusikan streaming berbasis Flash media yang dikembangkan oleh Adobe System , namun protocol RTMP saat ini hanya mampu diterima pada decoder/player media flah media yang bersifat embed player pada layanan web site. Dukungan codecs dapat didistribusikan adalah format FLV dan F4V yaitu FV6, MP3, H264 dan AAC.
- HTTP ( Hyper Text Transfer Protocol ) , adalah protocol yang bersifat progressive download artinya file-file Video maupun Audio dengan segala format didownload secara utuh , namun untuk beberapa file dengan Codecs H264/AAC dengan menggunakan Flash Player proses Progresive Download tersamarkan karena file tersebut telah diputar berangsur-angsur , walaupun sebenarnya video tersebut di Download secara utuh.
Format Video Streaming
MPEG-DASH
HLS
HLS juga dapat diterjemahkan menggunakan JavaScript, yang berarti kita dapat mendukung versi terbaru Firefox, Chrome dan Internet Explorer 10+. Lihat pemutar JavaScript Live Streaming JavaScript ini.
Pada awal sesi streaming, daftar lagu M3U (m3u8) yang diperluas akan diunduh. Ini berisi metadata untuk berbagai sub-stream yang disediakan.
Format Audio Streaming
Opus
Saat ini Opus didukung oleh desktop dan mobile Firefox serta versi terbaru dari desktop Chrome dan Opera.
MP3, AAC, Ogg Vorbis
Catatan: Ini berpotensi lebih mudah untuk melakukan streaming audio menggunakan format non-streaming karena tidak seperti video tidak ada keyframes.
0 komentar:
Post a Comment